Kamis, 28 Februari 2008

ATAS NAMA KEJENUHAN CINTA

ATAS NAMA KEJENUHAN CINTA

Penghuni cinta itu aku dan kau targetku
Aku, badai dalam perjalanan panggilanmu
Kau, darah hidup yang beku dan membiru
Gemuruh kilat unjukkan kekuatkan diri

Kali ini sejuta pedas tertuju padamu
Pelangi berwarna berubah garang
Aku jenuh jatuh cinta padamu
Ku buat benteng tekan gelombang

Darahku beku karna waktu
Jenuh cinta bergeser kebencian
Dialog tak mampu temukan jawaban
Darahku telah beku sejak kau tak berucap

Di dalam sini ada sesuatu yang tak kamu tahu
Bukit sunyi katakan tlah usai semua
Aku menyesali kemunafikan ini
Katakan saja, apa bedanya kau dan lelaki lain

Kini saatnya kau bayar semua waktu yang tersita
Kenapa aku harus menjaga norma yang kau ikuti
Dengar, aku ingin bercinta dengan denganmu
Asal kau tahu aku ingin mengambil nafas cintamu

Tidak ada komentar: